1. Rumus Amortisasi Bunga Efektif (Anuitas Standar)

Untuk pinjaman dengan sistem amortisasi cicilan tetap (seperti KPR dan sebagian besar kredit perbankan), angsuran periodik M dihitung menggunakan rumus anuitas:

M = P × [ r(1 + r)^n ] / [ (1 + r)^n – 1 ]

Keterangan:

  • P: Pokok pinjaman awal (Principal) yang dicairkan.
  • r: Suku bunga periodik (Suku bunga tahunan nominal ÷ jumlah periode pembayaran per tahun).
  • n: Total frekuensi cicilan (misal tenor 3 tahun bulanan = 36 periode).

2. Rumus Bunga Flat (Flat Rate)

Untuk pinjaman dengan perhitungan bunga flat (biasanya diterapkan pada kredit motor atau pembiayaan barang konsumen):

Total Bunga = P × Suku Bunga Flat per Tahun × Tenor (Tahun)\nCicilan Bulanan = (P + Total Bunga) ÷ Total Bulan

Catatan Edukasi: Karena bunga flat dihitung dari seluruh pokok awal meskipun pokok tersebut sudah dicicil berkurang setiap bulan, suku bunga efektif sebenarnya bernilai kira-kira 1,8x hingga 1,9x dari angka bunga flat yang dipromosikan.

3. Rasio Utang terhadap Penghasilan (Debt-to-Income / DTI)

Persentase DTI mengukur beban seluruh cicilan utang bulanan terhadap penghasilan kotor per bulan:

DTI (%) = (Total Kewajiban Cicilan Bulanan ÷ Penghasilan Bulanan Kotor) × 100

4. Nilai Masa Depan & Bunga Majemuk (Compound Interest)

Untuk pertumbuhan tabungan teratur dengan setoran bulanan dan bunga berbunga (compounded monthly):

FV = P(1 + r/n)^(nt) + PMT × [ ((1 + r/n)^(nt) - 1) / (r/n) ]